CYBERPEN CHAPTER 1

 



""""""""""""""""""


YOU POV

Hari terakhir aku bekerja sebelum mengambil cuti akhir tahun berjalan sangat lancar. Aku bisa pulang tepat waktu untuk mempersiapkan berbagai keperluan yang akan aku bawa selama berlibur menyambut tahun baru, 2027. Rencananya, aku akan berlibur bersama empat sahabat dekatku sejak SMA ke sebuah vila mewah yang berada di kota Daegu. Vila tersebut berada di atas bukit dan memiliki kapasitas 10 orang dengan lima kamar tidur. Itulah sebabnya aku mengajak kekasihku berondongku bernama Yang Jungwon dalam liburan kali ini, sekaligus memperkenalkan kekasihku ini pertama kalinya dengan keempat sahabat dekatku. 

Selama aku menjalin kasih dengan Jungwon, aku jarang sekali berkomunikasi dengan teman-temanku, terutama keempat sahabatku ini. Hidupku hanya dipenuhi Jungwon seorang, karena tak jarang Jungwon sampai menginap di apartemenku agar kami bisa menghabiskan waktu bersama. Hani yang sadar atas perubahan drastis tersebut, berusaha menyadarkan aku menggunakan berbagai cara, termasuk mengajak kami berlibur bersama seperti dulu. 

Ya, dia pasti sadar atas perubahan aku lakukan dalam pertemanan kami, karena sebelum menjalin kasih dengan Jungwon, mau sesibuk apapun kehidupan kami pasti selalu menyempatkan diri bertemu dan bermain bersama. Semenjak ada Jungwon, tak ada lagi yang mengajak mereka bermain, bahkan bercerita di grup whatsapp tempat kami biasa berkeluh kesah. 

Seolah kehidupan membawa aku menemukan kehidupan lain yang mampu mengisi seluruh celah yang dahulu aku cari dari teman-temanku. Sekarang, tangki cinta, perhatian, kasih sayang, waktu berharga, hingga materi benar-benar terpenuhi berkat kehadiran Jungwon. Aku sangat mencintai lelaki yang lebih muda dariku tersebut dan aku harap Jungwon juga merasakan perasaan yang sama besarnya denganku. 

Mengingat kekasihku tersebut, aku lupa membalas pesan masuk darinya setelah turun dari bus ini. Sambil berjalan kaki menuju gedung apartemenku, aku buka handphone milikku dan langsung membuka pesan dari kekasihku tersebut, walaupun ada pesan lain yang tak kalah menarik perhatianku.

Wonnie🐱
Nuna, mau nitip sesuatu ga?
Aku mau mampir mall membeli kaos kaki sebelum menjemput nuna.

Kamu
Titip ikat rambut ya sayang.


Wonnie🐱
Okay, aku otw mall dulu ya.
Pap cantik dulu nuna~


Entah mengapa, aku terbayang wajah menggemaskan Jungwon saat meminta foto dariku tersebut. Pasti sangat menggemaskan dengan mata kucingnya itu. Langsung aku ambil foto dalam satu kali percobaan lalu mengirimkannya pada Jungwon.


Kamu
Mengirim foto..
Meng-nya ga balas pap?


Wonnie🐱
Emang boleh secantik itu pulang bekerja?




Kangen banget!
Pingin mimi cucu nuna bentar sebelum pergi~

Mulai kambuh manjanya, ga bisa aku kasih pap sedikit. Padahal pap wajah loh bukan pap nenen..

Kamu
Pantes cepet banget kesininya
Nuna baru sampai apartemen
Kita janjian bertemu dengan yang lain jam 8 malam, Meng!


Wonnie🐱
Sempat quickie dong?
Persiapkan dirimu nuna
Kangen banget aku, soalnya!


Kamu
Kita baru bertemu semalam loh~


Wonnie🐱
Jangan pake make up dulu
Biar enak nanti lanjut mandi bareng


Kamu
Katanya otw mall?


Wonnie🐱
Lagi panasin motor sayangku😋

Kamu
Hati-hati dijalan meng sayang biar bisa mimi cucu❤


Wonnie🐱
Okay, nuna sayang.


Setelah membaca chat terakhir dari Jungwon, aku masukkan kode pintu apartemenku lalu mendudukkan diri di sofa ruang tengah. Menyalakan televisi sebentar karena aku tak suka suasana hening sendirian selain untuk bekerja. Jika tak ada Jungwon, televisi ini harus terus menyala selama aku berada di rumah. Setelah memutar acara gossip selebritis di televisi itu, aku buka handphone milikku untuk membaca pesan lain yang masuk.

Sunghoon
Kekasihmu juga ikut ya?

Kamu
Iya


Sunghoon
Kok ga ngomong dari awal biar aku ga ikut?!


Kamu
Lah?


Sunghoon
Aku baru putus dari kekasihku.


Kamu
Ya terus kenapa, Sunghoon?!
Apa hubungannya kok mending ga ikut?!


Sunghoon
Kamu bilang, kamu suka aku.


Kamu
Itu dulu, tiga tahun yang lalu!!


Sunghoon
Kamu aku ajak pacaran kok ga mau? Malah sama orang yang ga kamu suka, kamu mau!


Kamu
Ya kali aku mau sama orang yang ga aku suka!
Aneh banget!
Dah lah Hoon!
Jaga sikapmu nanti ada pacarku!


Sunghoon
Makin kamu suruh jaga sikap
Makin brutal aku nanti
Sampe kamu putus dari dia!


Kamu
Bodo!
Mending ga dateng aku!


Sunghoon
Nanti aku jemput!


Kamu
Ga usah, ngapain si!!
Aku sama pacarku!


Sunghoon
Ya udah, kami tunggu!
Awas ga dateng kamu!

Dih, ngancem!

Dia salah satu sahabat dekatku bernama Park Sunghoon, kami pernah begitu dekat sampai aku menaruh perasaan nyaman dengannya. Tanpa berpikir panjang aku utarakan perasaan nyaman tersebut yang malah di salah artikan oleh lelaki itu menjadi perasaan suka teramat sangat. Namun, berkat berbagai tingkah aneh dan agresif yang ia lakukan, perlahan aku tersadar dari kebodohan tersebut.

Mengungkapkan perasaan padanya merupakan salah satu penyesalan terbesar dalam hidupku karena setelah itu sikapnya makin menunjukkan ingin sekali perhatian dariku, bahkan setahun yang lalu secara terang-terangan mengungkapkan niatannya yang menjalin kasih dengan banyak wanita semata-mata hanya untuk membuatku cemburu.

Aku begitu muak, itulah sebabnya malah tercipta love hate relationship dengannya walaupun lebih condong ke hatenya.

Jangan tanya kenapa masih berteman, ya ini ditahan tahanin aja karena aku sadar aku pun tak kalah problematik darinya. Aku tak peduli, yang penting aku punya Jungwon yang bisa aku banggakan pada seluruh sahabatku tersebut.

Setelah itu, aku baca pesan dari Jake yaitu salah satu teman yang ikut dalam liburan kali ini. Ia mengirimkan banyak pesan padaku, bahkan panggilan tak terjawab dari siang saat aku sibuk menyelesaikan pekerjaanku.

Jake Sim
Y/n, punya powerbank ga?
Kita bisa trekking ga di bukit itu?
Kalau bisa aku mau bawa perlengkapan trekking ku juga.
Oh iya, kamu berangkat sama siapa?
Mau aku jemput?

Wajar ia menanyakan banyak hal padaku, karena memang aku yang mengajaknya demi memenuhi slot villa tersebut. Teramat sayang jika yang ikut berlibur tak cukup 10 orang, bisa mahal sekali kami bayar sewa villanya selama 10 hari ini.

Waktu yang amat panjang untuk menikmati liburan bersama.

Kamu
Aku punya powerbank 20000 mAh
Nanti aku bawakan.
Untuk trekking aku juga kurang tahu ya.
Bawa aja untuk jaga-jaga, 10 hari lumayan.
Jika tak bisa dibukit itu, cari tempat lain yang bisa.
Aku berangkat sama kekasihku
Kita ketemu di tempat janjian aja ya!


Setelah aku membalas pesan dari Jake. Aku buka pesan dari Hani di grup chat persahabatan kami.


Hani
Guys, aku ajak dua gebetanku ya!
Sama si Heeseung!
Si Y/n sudah ngajak Jake dan pacar berondongnya juga
Jadi pas 10 orang!
Jangan lupa ngumpul di halte yang sudah aku share lokasinya.
Kita ke villa berangkat menggunakan mini bus yang sudah aku sewa!


Niki
Tau gitu aku ajak gebetanku juga!


Hani
Ini buat ngisi slot anggota.
Lumayan loh kalau kita bagi lima aja semua biayanya.
Kalau pas sepuluh kan ga terlalu mahal.


Yewon
Aku sekamar sama siapa nanti?


Hani
Yang jelas aku sama gebetanku!


Kamu
Aku sama pacarku
Harusnya kamu sama Yewon, Han!


Hani
Aku juga pingin nge bucin, Y/n!


Kamu
Wkwk
Threesme kah?


Hani
Wkwk iya dong


Sunghoon
Yewon sama Hani
Pacar Y/n sama Niki.
Aku sama Y/n.
Pas sudah kamarnya begini!


Hani
Rusak keknya otakmu, Hoon?
Y/n ya sama pacarnya lah!!
Masa sekamar sama kamu!


Sunghoon
😩
Yaudah
Yewon sama aku aja.


Yewon
Ga mau😭


Hani
Mau ga mau, Won.


Aku hentikan kegiatan membaca pesan tersebut untuk mulai bersiap, bisa habis waktu ga karuan ini. Aku harus membersihkan diri dulu sebelum Jungwon datang ke apartemen ku. Walau waktu masih menunjukkan pukul setengah enam sore, aku tak akan lupa niat kekasihku itu yang pingin mimi cucu dulu sebelum berangkat berlibur!


TBC


ALURNYA AGAK LAMBAT SUPAYA KENALAN DLU DENGAN MASING MASING KARAKTERNYA YAA


GABUNGAN FF BETRAYER, Play Youth, Paint Me Naked, Sama Hug Me Tighter ini ya. Pasti paham dimana letak gabungannya nanti.


Comments